Hibur Korban Sinabung, Ratusan Pendongeng Dikerahkan

RIMANEWS- Untuk menghibur korban erupsi Gunung Sinabung, ratusan pendongeng dari berbagai pelosok negeri bakal dikerahkan ke Sumatera Utara. Komunitas yang tergabung dalam Gerakan Para Pendongeng untuk Kemanusiaan (GePPuK) ini akan berangkat bersama Dharma Pertiwi menuju Sinabung pada 2-4 Maret mendatang. Menurut Ketua Umum Dharma Pertiwi, Koes Moeldoko, pihaknya merasa prihatin dengan kondisi para korban erupsi Sinabung. Pihaknya ingin membantu penyembuhan trauma bagi para korban, utamanya anak-anak yang masih tinggal di pengungsian. Baca Juga Mensos Bagi-Bagi Jilbab di Posko Pengungsi Korban Gempa Aceh Gempa Aceh, 83 Ribu Orang Mengungsi Demi Suaka, Banyak Pengungsi Muslim Pindah Agama 10 Ribu Rumah Rusak Akibat Gempa Aceh Korban Gempa Aceh Butuh Obat-Obatan “Anak-anak pengungsi Sinabung yang sudah hampir empat bulan mengungsi masih perlu sentuhan khusus. Karena jumlah mereka relatif masih besar dan tersebar, maka kami juga akan membawa pendongeng dengan cukup banyak. Supaya mereka terhibur semuanya,” kata Koes Moeldoko, Jumat (28/2). Istri Panglima TNI Jenderal Moeldoko itu mengemukakan, anak-anak yang masih tinggal di kawasan pengungsian bisa mendengarkan imajinasi-imajinasi yang akan disampaikan oleh para pendongeng. “Sehingga mereka kelak akan lebih kreatif dalam menghadapi segala masalah yang muncul akibat lamanya bermukim di pengungsian,” jelasnya. Penggagas GePPuK, Kak Iman Surahman mengatakan bahwa kegiatan mendongeng yang melibatkan ratusan pendongeng belum pernah dilakukan sebelumnya. Karena itu, kegiatan menyembuhkan trauma bagi korban erupsi Sinabung tersebut bakal memecahkan rekor. “Biasanya kami hanya berangkat paling banyak enam sampai delapan pendongeng. Kali ini rasanya menjadi lain. Pasti akan seru suasana di Sinabung nanti,” ujar Kak Iman yang juga pendongeng senior. Kak Rico, pendongeng lain mengutarakan, ratusa pendongeng yang diajak ke Sinabung berasal dari berbagai kota seperti Semarang, Yogyakarta, Ponorogo, Malang, Makassar, Medan, Aceh dan Jakarta. “Berkumpul dengan kawan pendongeng dari berbagai kota dalam dalam satu misi kemanusiaan sungguh pengalaman yang unik. Rasanya kami seperti pasukan khusus yang siap membela kepentingan masa depan anak-anak Indonesia,” ungkap Kak Rico, diiyakan Kak Ryan. Satu dari ratusan pendongeng yang terlibat misi kemanusiaan itu adalah sebuah keluarga pendongeng. Mereka terdiri atas Kak Sony Key, Miss Wiwin dan putri ciliknya, Anabel. Meski agenda padat, mereka berupaya gabung ratusan pendongeng untuk menyembuhkan trauma erupsi Sinabung. [ACH/SM] Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Ragam , pengungsi , Gunung Sinabung , dongeng , Ragam , pengungsi , Gunung Sinabung , dongeng , Ragam , pengungsi , Gunung Sinabung , dongeng

Sumber: RimaNews