PSSI Yakin Kemenpora Sulit Ajukan PK

Hal tersebut ditandaskan oleh Direktur Hukum PSSI, Aristo Pangaribuan.
Menurut Aristo Pangaribuan, pengajuan tidak mudah dilakukan karena pihak yang mengajukan harus memiliki bukti-bukti yang kuat. Hal itu, lanjutnya, akan sangat sulit dilakukan oleh pihak Kemenpora.
Undang-undang menyatakan PK bisa dilakukan karena ada sesuatu luar biasa seperti ada bukti palsu atau tipu muslihat oleh PSSI. Menpora tidak mungkin menemukannya, tandas Aristo Pangaribuan di Jakarta beberapa waktu lalu.
Dikatakan (dalam undang-undang), permohonan peninjauan kembali tidak menangguhkan atau menghentikan pelaksanaan putusan pengadilan, lanjutnya.
Dengan adanya PK tidak menunda eksekusi putusan kasasi. Mau tidak mau dalam 21 hari, Menpora harus mencabut SK pembekuan PSSI, tukas Aristo Pangaribuan.
Seperti diketahui, MA telah menolak pengajuan kasasi Kemenpora dalam perkara melawan PSSI. Namun, Kemenpora melalui rilis resminya menyatakan akan tetap melanjutkan upaya hukum dengan mengajukan PK.
Berlanjutnya kemungkinan ke arah proses PK ini bukan maksud Kemenpora untuk tidak menghormati putusan kasasi MA, sebut Kemenpora.
Tetapi sebagai bagian dari upaya hukum Kemenpora untuk menggunakan hak hukumnya, tambahnya.
Sebelum ke MA, Kemenpora juga kalah di tingkatan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negeri (PT TUN) tertanggal 28 Oktober 2015 dan keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta tertanggal 14 Juli 2015.

tibbihafiz.com Daftar situs agen sbobet terpercaya Sumber: Sidomi